Pengertian dan Pengaruh Penting Latency, Lengkap Cara Mengoptimalkannya

Hampir semua penyedia layanan Data Center mengklaim bahwa mereka menawarkan jasa konektivitas dengan low latency. Beberapa orang yang masih awam tentang hal ini tentu tidak tahu apakah itu hanya klaim semata atau memang demikian.

Untuk bisa mengetahui hal itu dengan lebih baik, sebagai langkah awal Anda bisa mencari terlebih dahulu memahami pengertian Latency pada Jaringan dan kemudian melakukan pengecekan sendiri. Dalam artikel ini, kami akan mengajak Anda untuk mengenal pengertian, pengaruh, dan juga cara mengoptimalkan Latency.

Pengertian Latency pada Jaringan

Latency merupakan satuan waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman data pada jaringan atau sistem komputer dari titik awal pengiriman sampai pada titik akhir. Istilah ini tidak hanya ada pada server, namun juga jaringan internet.

Sedangkan satuan yang digunakan adalah ms (milidetik/millisecond).

Semakin kecil Latency yang ada pada jaringan atau server, maka itu semakin bagus karena itu adalah ukuran time delay dan Anda akan ingin Latency serendah mungkin. Sebaliknya, semakin tinggi Latency suatu jaringan merupakan indikasi bahwa kecepatan pengiriman data tidak dilakukan secara maksimal.

Dalam dunia server atau data center, latency sendiri memiliki peran untuk mengukur keterlambatan pada saat pengiriman data yang kadang juga disebut sebagai delay, lag atau ping rate.

Pengaruh Latency pada Server

Sebuah server bisa dikatakan Low Latency jika durasi pengirimannya dibawah 10 milidetik. Sedangkan untuk rentang 10 sampai 1000 milidetik dikatakan medium speed. Kenapa jaringan dengan Latency kecil jauh lebih baik dibandingkan medium speed?

Analogi sederhana yang bisa kita gunakan untuk melihat peran Latency ini sebenarnya tidak jauh berbeda ketika kita bepergian menggunakan kendaraan umum. Semakin cepat kendaraan tersebut mengantarkan kita untuk sampai pada tujuan, maka kita akan bisa menghemat banyak waktu untuk kegiatan lain.

Namun pada jaringan tidak hanya sebatas itu, karena yang dikirim disini adalah data, keterlambatan pengiriman ini akan berpengaruh pada UX (User Experience) para penggunanya.

Misalkan ketika kita ingin mengakses konten video di sebuah aplikasi, karena aplikasi tersebut menggunakan server dengan Latency tinggi, maka data video ataupun elemen lain pada aplikasi akan memiliki loading yang lambat, yang akhirnya membuat penggunanya enggan menggunakan aplikasi tersebut.

Tidak hanya itu saja, dalam dunia SEO (Search Engine Optimization), sebuah website yang bisa diakses dengan lebih cepat, cenderung memiliki posisi yang lebih baik, dibandingkan website dengan performa lambat.

Cara Mengoptimalkan Latency

Meski anda sudah menggunakan server dengan latency kecil, mungkin saja pada akhirnya aplikasi atau pengiriman data di jaringan anda tetap lambat. Kenapa bisa demikian?

Perlu diketahui bahwa Latency dipengaruhi oleh banyak hal. Setidaknya ada 7 penyebab yang membuat Latency pada jaringan atau server menjadi tinggi dimulai dari cuaca yang buruk, gangguan pada frekuensi radio, media atau data yang dikirim, jumlah data yang dikirim, jalur router yang tidak efisien, storage delay, sampai dengan kesalahan konfigurasi pada jaringan atau server.

Jadi untuk mengoptimalkan Latency, kita harus mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu, dan mencari solusi dari masalah tersebut. Untuk jalur router yang tidak efisien misalnya, kita bisa menggunakan CDN (Content Delivery Network) yang akan mengirimkan data dari titik terdekat pengguna.

Jika Anda saat ini membutuhkan layanan data center dengan ekosistem terbaik yang mampu mengoptimalkan kecepatan kirim data pada server, Anda bisa menggunakan layanan EDGE DC. Kirim pertanyaan atau hubungi kami melalui form di bawah ini.

Categories

Pelajari tentang hak dan opsi data Anda. Dengan melanjutkan penggunaan edge.id, Anda mengakui dan menyetujui Syarat dan Ketentuan Penggunaan dan Kebijakan Privasi kami.