Konsep Sertifikasi LEED dan Perannya dalam Pertumbuhan Green Data Center

Konsep Sertifikasi LEED dan Perannya dalam Pertumbuhan Green Data Center

By Published On: Januari 16, 2024Categories: Artikel
LEED certification data center

Di era di mana kesadaran lingkungan dan kemajuan teknologi menyatu, pencarian infrastruktur yang berkelanjutan menjadi semakin penting. Salah satu indikator utama dalam gerakan ini adalah Sertifikasi LEED, yang merupakan singkatan dari Leadership in Energy and Environmental Design. Sertifikasi ini, yang dikembangkan oleh U.S. Green Building Council (USGBC), berfungsi sebagai tolak ukur untuk merancang dan mengoperasikan bangunan yang ramah lingkungan dan hemat sumber daya. Namun, bagaimana Sertifikasi LEED mendukung tren data center ramah lingkungan yang sedang berkembang?

Memahami Sertifikasi LEED

Sertifikasi LEED adalah sistem penilaian komprehensif yang mengevaluasi keramahan lingkungan dari berbagai kriteria. Kriteria ini mencakup efisiensi energi, penggunaan air, bahan dan sumber daya, pemilihan lokasi yang berkelanjutan, dan kualitas lingkungan dalam ruangan. Penerapan prinsip-prinsip ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan dari bangunan, tetapi juga menetapkan standar untuk konstruksi dan operasi yang bertanggung jawab.

Sertifikasi LEED untuk Green Data Center

Dalam beberapa tahun terakhir, LEED telah meraih popularitas yang luas sebagai standar yang diakui secara internasional untuk “Green Building.” Meskipun rumah, bangunan komersial, dan lingkungan bersertifikasi LEED dapat ditemukan di seluruh dunia, data center bersertifikasi LEED masih jarang ditemukan. Saat ini, kurang dari 5% dari semua data center di Amerika Serikat yang bersertifikat LEED. Namun, hal ini mulai berubah seiring dengan meningkatnya kesadaran akan masalah lingkungan, dan semakin banyak data center yang mencari sertifikasi LEED.

Dengan meningkatnya tren data center ramah lingkungan sebagai fasilitas yang dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan, terutama dengan mengoptimalkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi sumber daya, Sertifikasi LEED dapat memainkan peran yang lebih penting sebagai berikut.

1. Efisiensi Energi sebagai Landasan Utama

Sertifikasi LEED memberikan penekanan yang signifikan pada efisiensi energi. Mengingat kebutuhan energi yang besar pada data center, mengikuti prinsip-prinsip LEED memastikan bahwa fasilitas ini dirancang dan dioperasikan dengan penekanan yang signifikan pada pengurangan konsumsi energi. Dari sistem pendingin canggih hingga penggunaan daya yang dioptimalkan, setiap aspek dipertimbangkan dan dievaluasi dengan cermat.

2. Pemilihan Lokasi yang Ramah Lingkungan

Di luar spesifikasi pembangunan gedung, LEED mendorong pemilihan lokasi yang ramah lingkungan. Memilih lokasi dengan dampak lingkungan minimal dan pemanfaatan sumber daya yang optimal berkontribusi secara signifikan terhadap keberlanjutan data center ramah lingkungan secara keseluruhan. Pemilihan lokasi yang bijaksana dapat mengurangi jejak lingkungan dan meningkatkan efisiensi energi di Data Center. Sebagai contoh, memilih lokasi Data Center yang tidak berada di lahan lindung atau konservasi akan memastikan bahwa proyek dimulai dengan dasar yang ramah lingkungan.

Pelajari lebih lanjut tentang Konstruksi Green Data Center di Asia.

3. Pemanfaatan Air

Meskipun air bukan aspek utama bagi data center, penekanan Sertifikasi LEED pada efisiensi air tetap relevan, terutama pada sistem pendingin. Mengintegrasikan langkah-langkah konservasi air selaras dengan tujuan yang lebih luas yaitu optimalisasi sumber daya. Dengan mengadopsi praktik dan teknologi yang mengurangi konsumsi air, Data Center dapat meningkatkan keberlanjutan mereka dan menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dalam kerangka Sertifikasi LEED.

4. Membangun yang Bertujuan

Penekanan LEED pada material ramah lingkungan dan praktik konstruksi berkelanjutan sangatlah penting. Menerapkan prinsip-prinsip ini dalam pembangunan dan pengoperasian data center yang sedang berlangsung menunjukkan komitmen terhadap praktik ramah lingkungan. Mulai dari pemilihan bahan bangunan hingga pengelolaan limbah, setiap keputusan berkontribusi pada infrastruktur yang lebih berkelanjutan.

Kesimpulan

Pada intinya, mengadopsi Sertifikasi LEED untuk data  center sejalan dengan gerakan yang lebih luas menuju keberlanjutan, efisiensi energi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memprioritaskan inisiatif ramah lingkungan, perolehan Sertifikasi LEED meningkatkan reputasi data center dan menunjukan dedikasi terhadap praktik-praktik berkelanjutan. 

EDGE DC, sebagai pelopor data center ramah lingkungan di Indonesia, telah merencanakan data centernya yang akan datang – EDGE2, untuk memperoleh sertifikasi LEED Gold setelah beroperasi. Dapatkan informasi terbaru untuk mengetahui lebih lanjut tentang infrastruktur data center yang berkelanjutan untuk mendukung bisnis Anda di Indonesia, hubungi tim kami sekarang.

Share our story!

cloud exchangeRevolusi Data Center: Peran Cloud Exchange dalam Memodernisasi Konektivitas
The role of IP Transit in Data Center Connectivity (1)Fungsi IP Transit pada Konektivitas Data Center